09 February 2012

Start for a new day of entrepreneurship


Wow, this is the first time i write again...
Welcome 2012, even though it's too late to say that already...

Di tahun 2012 ini, aku merenung dan mempertimbangkan setiap liku-liku kehidupan masa laluku. Tiba-tiba kecemasan menyelimuti. Mau jadi apa aku? Apakah aku akan tetap disini? Haruskah aku pindah kerja? Inikah saatnya aku melanjutkan kuliahku?

Kebetulan saat-saat ini kantorku sedang bermitra dengan salah satu provider telekomunikasi di Indonesia. Program yang kami buat lebih difokuskan kepada konsep wirausaha di kalangan anak sekolah, terutama SMK. So, euforia berwirausaha ini semakin marak ditambah dengan 2 orang di kantorku yang sudah memulainya duluan. Yang satu jualan baju bayi (yang keuntungannya ga pernah keliatan kayaknya, hmmm...), yang satu lagi jualan fashion products dari Korea (it's being trendsetter nowadays, good luck for you...). Ditambah dengan ternyata hasil training yang kami terapkan di anak SMK ada yang berbuah manis. Salah satu peserta ada yang omzet nya naik jadi 300 juta sebulan (ckckck... itu duit apa duit ya!?) dari usaha jual buku keliling (oke, dia suka tante2 kayak aku ga? kalo aku sama brondong no problemo, haha.)

Euforia ini semakin memperkuat keyakinanku bahwa "i can do it too", selama ada keyakinan dan kemauan. Pikir punya pikir gw bisa usaha apa ya??? Bingung... Akhirnya kumulai dulu dari apa yang kusenangi dan kulakukan setiap saat... Pikir punya pikir jawabannya cuma satu: NGE-NET!! *LOL (ini mah tiap hari banget!).

Teringat aku punya bibi yang pernah usaha tiket pesawat terbang. Setelah kutelusuri, akhirnya aku beranikan diri aku bisa lakukan usaha ini. Modal udah ada. Dari mulai laptop, modem, printer, kertas, internet banking, sms banking, cemilan (loh, ini ga masuk jadi modal ya? modal perut loh, kalo laper gimana!? *ngeles). Yang ga ada itu cuma: DUIT T________T

Ujung2nya dimulailah aksi rayuan pulau kelapa ke buapake yang paling ganteng sedunia. Satu alasan yang paling dia percaya adalah bisnis ini bisa dikerjakan bersama dengan mama. Padahal mukaku udah melas begini coba. Akhirnya dia luluh juga dan segera transfer modal. Dalam hati aku berjanji tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan yang bapakku tanamkan *berdiri menangis sambil tepuk2 dada

Namun setelah itu, aku ga langsung daftar. Ada hal-hal yang harus ku make sure dulu tentang fasilitas apa saja yang kudapat dan segala macam tetek bengeknya. Modalnya lumayan gede sih, makanya aku ga berani sembarangan (takut bapake keluar juga sih tanduknya).

Setelah oke dan konsultasi sama bibiku, akhirnya tanggal 8 Februari 2012 ditransfer lah duit modal segambreng-gambreng yang jumlahnya senilai 2 bulan gajiku itu. Kata orangnya Sabtu akan diajarin gimana prosedurnya by phone. Aku tawarin pake skype dia ga mau. Maunya pake Talkmania. Entah dia nya yang gaptek, atau emang dia pake Talkmania nya orang kali yaaa... Padahal kan lebih gampang skype.

Anyway, begitulah ceritanya.
This is the beginning of Dey as an entrepreneur girl.
Saat mentransfer dana modalpun, aku langsung berdoa dalam hati minta Tuhan yang baik hati itu melancarkan segalanya, amin.

No comments: