hari Jumat tgl 14 November 2008 seperti biasa
hari Jumat gw ikut hadirdi dalam kelas Seminar Profesi Kesmas [let's say
semprof].hari itu temanya "Waria, suatu fenomena sosial"
jujur, gw ga gitu interested sm tema ini, tp karena absen n sertifikatplus bintang tamunya ada chenny han, makanya gw dateng
gw sebel bgt, soalnya ternyata dosen yg jadi narasumber [ga akan gw sebutin namanya] itu orang Kristen n malah mendukung eksistensi waria ini
apa sih yg mereka namakan eksistensi??
mereka memang eksis dan di dalam bidang apapun mereka perlu punya akses karena sama2 manusia toh
tp gw setuju bgt klo ada yang "salah" dalam diri mereka
dosen psikologi UI yg jd narasumber bilang [dan itu gw catet dalam hati]:
mereka itu hanya mengalami gangguan sosial
karena keterbatasan aksesapapun dalam bidang kehidupan
contohnya: pendidikan, pekerjaan, fasilitasumum, kesehatan, namun tidak mengalami gangguan
kepribadian karena sebelum dan sesudah mereka menjadi waria tidak
ada kepribadiannya yangberubah
gw bener2 ga setuju!!!
seminar ini malah mengarah ke pro terhadap mereka, bukannya malah membahas bagaimana eksistensi mereka dalam bidang kesehatan
mari kita lihat dari kacamata agama,
memang harus dari kacamata agama karena hidup ini punya TUHAN
kita lihat dari kacamata apapun tetap selalu TUHAN yang utama
misalnya kita bilang "loh,kan harus dibedain donk agama sama sosial?"
menurut gw semua bidang kehidupan pasti ujung2nya balik ke agama karena kita manusia yang tunduk pada Sang Pencipta yaitu TUHAN
gw inget apa yang pernah jadi kesaksian Jupiter Fortissimo [skrg ganti nama jd Josh Peter Fortissimo] waktu jd WL di ultah pertama KMS GKPS Bekasi bulan April 2008 kita semua tau background Jupiter itu artis yang dari kecil ga pernah mengalami kasih sayang bapaknya lalu menjadi gay dan akhirnya mengalami pertobatan dan sekarang hidupnya melayani TUHAN
dalam kesaksiannya, Jupiter tersadarkan oleh Firman Tuhan:
"Atau tidak tahukan kamu, bahwa orang-orang yang[1 Korintus 6:9-10]
tidak adil tidak
akanmendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah
sesat! Orang
cabul,penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang
pemburit,
pencuri,orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak
akan mendapat
bagiandalam Kerajaan Allah"
gila kan! Firman Tuhan aja udah ngomong kayak gini
coba aja kita bayangin, mana ada sih di dalam alkitab itu yang banci tapi TUHAN, Yang Maha Tahu segalanya bahkan masa depan pun, sudah menaruh FirmanNya untuk setiap umatNya yang di masa depan bisa baca itu n bertobat
gw bilang sama Patty tentang ayat ini, kemudian dia nanya, terus kenapa mesti ada banci di dunia ini?
menurut gw, jawabannya cuma satu:
mereka menyalahgunakan FREE WILL yang udah TUHAN kasih dari awal,
Tuhan hanya menciptakan laki-laki yaitu si Adam dan perempuandari tulang rusuk Adam yaitu si Hawa
ada ga Firman Tuhan yang menuliskan Tuhan menciptakan banci??atau kalau ada banci itu diciptakan Tuhan dari debu tanah atau daritulang rusuk siapa??
manusia dikasih free will sm Tuhan karena Tuhan ga ingin manusia spt robot yang kaku, Tuhan ingin manusia dekat denganNya karena keinginanhatinya sendiri
tapiiiiiiiiiiii............
sama seperti Adam dan Hawa yang menyalahgunakan free will-nya, para pria ini pun begitu, memang sih kehilangan figur seorang bapak itu besar pengaruhnya. bapak-bapak paling sering terhilang figurnya diantara anaknya karena pria lebih sulit dari wanita untuk mengungkapkan perasaan.bahkan seorang anak laki-laki pun butuh untuk ditunjukkan perasaan dikasihi lho!
para laki-laki yang dalam kehidupan sosialnya seringkali "dipaksa"untuk menjadi figur yang gagah, tegar, ga gampang nangis padahal hatinya sebenarnya rapuh sekali, akhirnya malah sengajaberlindung di bawah bayang-bayang perempuanmereka berpikir kalo jadi perempuan, lebih aman...
ingat! dosa itu ada karena pencobaan si iblis yang dituruti oleh keinginan daging kita. bukan Tuhan yg mencobai, Tuhan hanya mengijinkan pencobaan tsb.
gw menyebut menjadi banci itu dosa karena ada di Alkitab. iblis berusaha mencobai manusia dengan menyalahkan figur bapak yang ga ada dalam hidupnya dan bersembunyi di bawah
bayang-bayang perempuan dan kemudian dituruti oleh keinginan daging.
trus patty nanya apa waria itu kehidupan rohaninya baik?
gw bilang rata-rata ga. karena kalau kehidupan rohaninya baik, itu cuma KTP. mereka ga dalemin sungguh2 kerohaniannya itu. gw ga tau gmn agama lain, tetapi dalam kekristenan, tipe2 orang kristen yang KTP doank kristen atau KSSK [kristen suam-suam kuku] itu banyak. mereka ga dalemin kristen sedalam-dalamnya dan ga menjalaninya dengan sungguh-sungguh ikut Yesus. karena kalau mereka sungguh2 ikut Yesus, mereka ga mungkin jadi waria.ingat sekali lagi kekristenan itu bukan soal agama,
kekristenan itu adalah ketika lw benar sungguh2 menerima Yesus sebagai Tuhan atas
hidupmu dan mengijinkanNya menguasai hidupmu dan kau berlaku spt Dia.
let's make it easier to be understood...
ada contoh. gw ketawa denger kesaksian salah satu narasumber yang mengatakan bahwa "yang saya coba lakukan adalah saya menerima diri saya apa adanya"
menurut gw, itu alasan yang paling pas ketika seseorang mencoba berlindung dari dosanya. kenapa mereka nyaman-nyaman aja dengan dosa waria itu??
karena mereka berlindung di balik statement:
Tuhan kan menerima dirikuapa adanya.
menurut mereka, Tuhan menerima diri mereka apa adanya sebagai waria.
SALAH BESAR!!!
camkan kata-kata ini:
Tuhan memang menerima diri mereka apa adanya, tapi ketika kita menerima Tuhan dalam hidup kita, Dia tidak akan membuat kita menjadi apa adanya, Dia akan membentuk qt SESUKA-NYA [ya iyalah, Tuhan kan yg nyiptain qt, jd suka2 Dia atas hidup qt] dan membuat kita menjadi luar biasa [klo Tuhan yg udah bikin qt luar biasa waaaahhhh eksotis abis deh pasti...]
seringkali waria ini berdalih seperti itu.
padahal Tuhan kan menerima diri mereka sebagai "manusia berdosa" yaitu dosa
mereka itu ya waria itu.bukan Tuhan menerima diri mereka sebagai "waria". ngerti perbedaannya?
persoalannya ketika mereka bilang Tuhan menerima saya apa adanya, mereka langsung terima Tuhan ga? ngerti kan maksud gw?
kalau mereka langsung terima Tuhan, mereka akan langsung bertobat dan kembali ke jenis kelamin yang Tuhan ciptakan untuk mereka.
Tuhan ga pernah salah menciptakan manusia. ga pernah perhitungan-Nya meleset. ga mungkin si Wati yang diciptakanNya sebenarnya adalah si Joko.
kalau mereka langsung terima Tuhan, mereka akan langsung bertobat dari warianya itu dan menjalani hidup sebagaimana rancangan Tuhan sehingga mereka akan luar biasa dijadikan Tuhan.sayang kan kalau mereka berlindung di balik statement: Tuhan saya apa adanya tapi ternyata di akhir zaman, mereka ga akan menjadi bagian dalam Kerajaan Allah?
masalahnya, ketika para waria meluncurkan statement itu, that's it.
mereka langsung stop gitu aja. hati-hati makanya gunakan pikiranmu. jangan biarkan iblis mencobaimu lewat pikiranmu jadinya begitu. makanya ada Firman Tuhan mengatakan
"semua yang manis,semua yang sedap didengar, pikirkanlah semuanya itu"
"berbahagialah orang yang merenungkan taurat Tuhan siang dan malam"
pikiran yang terlalu jauh melayang-layang sehingga udah ga pada jalurnya lagi bisa mengakibatkan kesalahan fatal bagi hidup kita.
yang bisa dipetik dari ini adalah waria itu suatu penyimpangan besar yang seringkali tersembunyi oleh berbagai pemikiran, paradigma aspek kehidupan, dalih-dalih rohani.
gw pengen banget semua waria di dunia ini bertobat n kembali lagi kejalan-Nya, dan ga pake paradigma manusia lagi untuk menilai segala sesuatu tetapi pake pikiran dan perasaan Kristus
dalam hidup.
tulisan gw bukan mau menghina waria sbg manusia, tetapi memang kata Tuhan itu adalah salah besar. gw cm mau memberitakan apa yg Tuhan sampaikan pada gw. no hard feeling, guys!
sudah cukup lah waria2 itu jadi waria. ayo datang sm Tuhan. Tuhan menerima engkau asalkan
engkau mau percaya padaNya yg pny kekuatan utk mengubah hidupmu menjadi luar biasa.
Tuhan Yesus memberkati qt semua.

